Fidyah barangkali menjadi kata yang sering didengar, terutama saat bulan Ramadhan.

Fidyah ada kaitannya dengan puasa Ramadhan. Oleh sebab itu, mengetahui tentang Fidyah adalah hal yang penting bagi umat muslim. Fidyah berasal dari kata fadaa yang artinya mengganti atau menebus. Fidyah berkaitan dengan pembayaran utang puasa bagi yang tidak mampu menjalankan puasa dan memenuhi kriteria.

Besaran fidyah yang perlu dibayarkan minimal sebesar 1 mud, atau setara dengan 3per4 liter makanan pokok. Ada pula ulama yang mengatakan, besaran fidyah sebanyak 2 mud atau setara 1,5 kg makanan pokok. Ada pula yang mengatakan sebanyak 1 sha’ atau setara dengan 2,75 liter makanan pokok. Namun, lebih baik membayarnya dengan memberikan makan orang miskin cukup untuk sehari makan (3x sehari) dengan porsi yang cukup mengenyangkan.

Jadi fidyah disesuaikan dengan harga satu porsi makanan yang standar yang berlaku. untuk nominal fidyah di Rumah Zakat Rp45.000 untuk 3x makan mustahik dalam sehari, lengkap dengan lauk. Waktu membayar fidyah opsional. Jika tidak ada hambatan keuangan, membayar fidyah untuk seorang miskin pada hari Anda tidak dapat berpuasa. Mengakhirkan hingga hari terakhir bulan Ramadhan sebagaimana dikerjakan oleh Anas bin Malik ketika ia tua. Tidak boleh mendahulukan fidyah sebelum Ramadhan, karena hal itu seperti mendahulukan puasa Ramadhan pada bulan Sya’ban.

Yayasan Indonesia Hijau menerima penyaluran fidiyah bagi sahabat yang memiliki hutang puasa di tahun sebelumnya. Penyaluran kepada mustahik yang membutuhkan, penyaluran berupa paket sembako, dan juga makanan sehat.
Untuk informasi pembayaran fidyah:

1. Klik tombol “Bayar Fidyah”
2. Masukkan nominal fidyah ( misal Rp 45.000 per hari)
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

    There are no latests news yet

There are no contributors yet