Berikut Adalah beberapa Program di Bidang Pendidikan yang Yayasan Indonesia Hijau jalankan:

BEASISWA PENDIDIKAN ANAK PRA SEJAHTERA
Adik-adik dari keluarga masyarakat pra sejahtera yang tumbuh besar di pemukiman lapak pemulung belum bisa mendapatkan hak pendidikan yang layak. Seperti adik-adik binaan Yayasan Indonesia Hijau yang berada di lapak pemulung Kebagusan, Ragunan, dan Jatipadang-Jakarta Selatan dengan jumlah 148 anak didik. Tidak semuanya bisa melanjutkan sekolah dikarenakan kendala biaya operasional ke sekolah dan kebutuhan perlengkapan sekolah. Padahal dengan bersekolah bisa mengubah kehidupan mereka ke arah yang lebih baik daripada orangtuanya yang berprofesi sebagai pemulung.

Yayasan Indonesia Hijau (YIH) juga membangun kelas belajar nonformal untuk menunjang pembelajaran. Ada pengajaran akademik dan non akademik, seperti menari, melukis, fotografi, dan sebagainya. Sahabat Givers bisa ikut membantu pemenuhan hak pendidikan anak pra sejahtera dengan berdonasi di program ini.

Yuk dukung mereka dengan beasiswa pendidikan bulanan yang akan digunakan untuk operasional ke sekolah, pembelian alat tulis dan perlengkapan sekolah, serta sarana prasarana di kelas nonformal YIH.

AKU INGIN SEKOLAH (BEASISWA YATIM)
Tidak lagi memiliki sosok seorang ayah yang ada disamping mereka, tidak menyurutkan semangat adik-adik yatim binaan Yayasan Indonesia Hijau (YIH) untuk melanjutkan pendidikan di bangku sekolah. Yatim binaan bertempat tinggal di Jakarta Selatan dan Depok. Ibu mereka mencari nafkah dari memulung sampah, berdagang makanan, guru mengaji, dan buruh cuci setrika. Namun mereka memiliki cita-cita hebat jika sudah besar nanti. Menjadi dokter, guru, pilot, polisi, pemuka agama, dan masih banyak lagi.

Setiap bulannya YIH menyampaikan amanah beasiswa pendidikan untuk mereka yang akan digunakan untuk kebutuhan ongkos ke sekolah dan membeli perlengkapan sekolah yang dibutuhkan. Mari bantu bahagiakan yatim untuk bisa terus bersekolah demi menggapai cita-cita mulia mereka.

SEKOLAH KEJAR PAKET
Masyarakat pra sejahtera binaan Yayasan Indonesia Hijau (YIH) yang mayoritas berprofesi sebagai pemulung dan pedagang asongan tidak punya kesempatan mengenyam pendidikan di bangku sekolah. Semua terkendala biaya pendidikan. Padahal kalau mereka bersekolah, kehidupan mereka tidak akan seperti sekarang ini. Merantau dari kampung ke Jakarta mengadu nasib, tapi dengan bekal pendidikan yang tidak memadai hanya menghasilkan profesi yang serabutan.

Tapi nasi belum menjadi bubur. Masih ada pintu-pintu kesempatan yang terbuka luas. Dengan adanya program Sekolah Kejar Paket, memunculkan lagi asa mereka menggapai masa depan yang lebih baik. Yayasan Indonesia Hijau memfasilitasi program sekolah paket A, B, dan C, mulai dari pendaftaran sampai menerima ijazah.